Sabtu, 25 Oktober 2008

Jeritan hati.

Saat kuterjaga ditengah kelamnya malam...
Sepi...Sangat sunyi.
Dingin...Terlalu dingin untuk dilewati.
Saat itu,
kudengar alunan nada yang bergema dilangit luas diantara kilauan bintang-bintang.
Perlahan,nada itu bersatu dengan dinginnya malam.Sedetik demi sedetik nada itu merasuki sunyinya malam.
Sayup-sayup terdengar....
Nada itu begitu memilukan.
Penuh dengan kerinduan dan harapan.
Menusuk hati yang terluka.
Nada itu terdengar seperti jeritan....Jeritan cinta yang seperti tak pernah bisa berlabuh.
Terombang-ambing ditengah samudera air mata.
Sampai....Mungkin suatu saat cinta itu akan tenggelam dan hilang untuk selamanya.
Nada itu terdengar seperti tangisan,tangis keputusasaan.
Sungguh,nada itu terdengar sangat menyakitkan.Terlalu menyakitkan.

Tidak ada komentar: