Bencilah aku karena kelakuanku.
Bencilah aku karena ucapanku.
Tapi tolong,,,,,jangan benci aku karena aku telah mencintaimu.
Karena perasaan ini bukan keinginanku.
Maafkan aku....
Senin, 15 Desember 2008
Minggu, 14 Desember 2008
Do'a untukmu
Ya allah,sungguh.....
Dia sangat indah.....
lebih indah dari apapun yang ada didunia ini.
Ya allah,sungguh.....
Dia sangat lembut,....
Lebih lembut dari segenggam kapas.Bahkan dia lebih lembut dari sehelai kain sutra.
Ya allah,sungguh.....
Di hatiku dia sangat terang.....Lebih terang dari bintang yang selalu hiasi gelapnya malam.
Ya allah,sungguh.....
Dia bisa membuat hatiku selalu hangat.Lebih hangat dari sang mentari.
Ya allah,sungguh.....
Bagiku dia sangat berharga.....
Lebih berharga dari jutaan butir mutiara.Bahkan dari gunung emas sekalipun.
Ya allah,sungguh.....
Di mataku dia begitu berkilau.....
Lebih berkilau dari sebutir berlian.
Ya allah,sungguh,....
Dia adalah penyempurna kebahagiaanku.
Apakah arti semua kebahagiaanlu tanpa kehadirannya.
Ya allah,jagalah dia.
Jagalah selalu senyumannya.
Berikan selalu kebahagiaan untuknya.
Jagalah selalu sinarnya,jagalah agar ia tetap benderang dan jangan biarkan sinarnya redup.
Ya allah,jagalah keindahannya.Jangan biarkan keindahannya layu.
Ya allah,jadikan perilakunya halus,lebih halus dari genggaman tangannya.
Jadikan dia seorang wanita yang cantik hati dan parasnya.Lahir dan batinnya.
Ya allah,tuntunlah dia,agar selalu ada di jalanMU,jalan yang engkau ridhoi.
Ya allah,jangan biarkan ia terperosok kedalam jurang kenistaan.Tenggelam dalam lautan kehinaan.
Ya allah,jangan biarkan seorangpun menyakiti hatinya.
Ya allah,jagalah dia dalam setiap hembus nafasnya,dalam setiap langkah kakinya,dalam setiap denyut nadinya,dalam setiap detak jantungnya.
Ya allah,jagalah dia,jagalah ya allah.
Ya allah,aku mencintainya,sangat mencintainya.
Ya allah,aku menyayanginya,sangat menyayanginya.
Ya allah,dia adalah ciptaanMU.
Dia adalah milikMU.
Begitupun aku.
Ya allah,tak sulit bagimu untuk menyatukan kami.
Tak sulit bagimu untuk menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang dihatinya untukku.
Tak sulit bagimu untuk membuka pintu hatinya untukku.
Ya allah,kabulkan doaku.
Dia sangat indah.....
lebih indah dari apapun yang ada didunia ini.
Ya allah,sungguh.....
Dia sangat lembut,....
Lebih lembut dari segenggam kapas.Bahkan dia lebih lembut dari sehelai kain sutra.
Ya allah,sungguh.....
Di hatiku dia sangat terang.....Lebih terang dari bintang yang selalu hiasi gelapnya malam.
Ya allah,sungguh.....
Dia bisa membuat hatiku selalu hangat.Lebih hangat dari sang mentari.
Ya allah,sungguh.....
Bagiku dia sangat berharga.....
Lebih berharga dari jutaan butir mutiara.Bahkan dari gunung emas sekalipun.
Ya allah,sungguh.....
Di mataku dia begitu berkilau.....
Lebih berkilau dari sebutir berlian.
Ya allah,sungguh,....
Dia adalah penyempurna kebahagiaanku.
Apakah arti semua kebahagiaanlu tanpa kehadirannya.
Ya allah,jagalah dia.
Jagalah selalu senyumannya.
Berikan selalu kebahagiaan untuknya.
Jagalah selalu sinarnya,jagalah agar ia tetap benderang dan jangan biarkan sinarnya redup.
Ya allah,jagalah keindahannya.Jangan biarkan keindahannya layu.
Ya allah,jadikan perilakunya halus,lebih halus dari genggaman tangannya.
Jadikan dia seorang wanita yang cantik hati dan parasnya.Lahir dan batinnya.
Ya allah,tuntunlah dia,agar selalu ada di jalanMU,jalan yang engkau ridhoi.
Ya allah,jangan biarkan ia terperosok kedalam jurang kenistaan.Tenggelam dalam lautan kehinaan.
Ya allah,jangan biarkan seorangpun menyakiti hatinya.
Ya allah,jagalah dia dalam setiap hembus nafasnya,dalam setiap langkah kakinya,dalam setiap denyut nadinya,dalam setiap detak jantungnya.
Ya allah,jagalah dia,jagalah ya allah.
Ya allah,aku mencintainya,sangat mencintainya.
Ya allah,aku menyayanginya,sangat menyayanginya.
Ya allah,dia adalah ciptaanMU.
Dia adalah milikMU.
Begitupun aku.
Ya allah,tak sulit bagimu untuk menyatukan kami.
Tak sulit bagimu untuk menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang dihatinya untukku.
Tak sulit bagimu untuk membuka pintu hatinya untukku.
Ya allah,kabulkan doaku.
Selasa, 25 November 2008
Dia telah berkelana mengelilingi samudera ketidakpastian.
Jauh...Sangat jauh...
Sudah banyak pulau kasih sayang yang ia singgahi.
Tapi tak satupun yang bisa membuat hatinya hangat.
Sampai suatu saat badai keputusasaan menghampirinya dang menghancurkan perahu rapuhnya.
Sampai ia terdampar di sebuah pulau kesedihan yang dipenuhi dengan tanaman kepiluan.
Dirimbuni daun-daun kehampaan.
Dia tak tahu jalan kembali,dia tak tahu jalan pulang.
Kemanapun ia ayunkan kakinya,ia selalu kembali ke tempat yang sama.
Kini,,,,,,,
dia hanya bisa duduk terdiam memandangi langit.
Air matanya terus menetes.
Sampai dia terbaring di hamparan pasir kesendirian.
Kini,dia tertidur,,,
tanpa selimut kasih yang menghangatkan.
Tanpa bantal sayang yang melelapkan.
Tak ada satupun yang menemaninya.
Dia bermimpi,dan entah apa yang dia impikan,entah siapa yang dia hayalkan.
Ketika matanya terbuka,dia tak sanggup untuk melihat kenyataan.
Dia sembunyikan semua kesedihan,sakit hati dan keputusasaannya dibalik senyum dingin dan tatapan kebencian.
Kini,dia sangat takut untuk melangkah,dia takut tersesat untuk kesekian kalinya.
Dia sangat takut...Dan rasa takutnya itu seperti kerangkeng baja yang memenjarakan jiwanya.
Jauh...Sangat jauh...
Sudah banyak pulau kasih sayang yang ia singgahi.
Tapi tak satupun yang bisa membuat hatinya hangat.
Sampai suatu saat badai keputusasaan menghampirinya dang menghancurkan perahu rapuhnya.
Sampai ia terdampar di sebuah pulau kesedihan yang dipenuhi dengan tanaman kepiluan.
Dirimbuni daun-daun kehampaan.
Dia tak tahu jalan kembali,dia tak tahu jalan pulang.
Kemanapun ia ayunkan kakinya,ia selalu kembali ke tempat yang sama.
Kini,,,,,,,
dia hanya bisa duduk terdiam memandangi langit.
Air matanya terus menetes.
Sampai dia terbaring di hamparan pasir kesendirian.
Kini,dia tertidur,,,
tanpa selimut kasih yang menghangatkan.
Tanpa bantal sayang yang melelapkan.
Tak ada satupun yang menemaninya.
Dia bermimpi,dan entah apa yang dia impikan,entah siapa yang dia hayalkan.
Ketika matanya terbuka,dia tak sanggup untuk melihat kenyataan.
Dia sembunyikan semua kesedihan,sakit hati dan keputusasaannya dibalik senyum dingin dan tatapan kebencian.
Kini,dia sangat takut untuk melangkah,dia takut tersesat untuk kesekian kalinya.
Dia sangat takut...Dan rasa takutnya itu seperti kerangkeng baja yang memenjarakan jiwanya.
Senin, 27 Oktober 2008
Entah...
4ku tahu,.....
4ku tak bisa menyentuh hatimu.
4ku tak bisa membuatmu mencintaiku.
4ku tak bisa memaksamu untuk menyayangiku.
4ku tak pernah ada dalam benakmu.
4ku tak bisa membuatmu tersenyum ceria karena bahagia.
4ku tak tahu......
Kenapa 4ku begitu mencintai dan menyayangimu?
Kenapa disetiap detik 4ku selalu merindukanmu?
Tapi,4ku yakin.....
Didalam hati dan fikiranmu ada seseorang yang kau cintai, kau sayangi dan kau rindukan.Yang selalu bisa membuatmu bahagia dan tersenyum dengan ceria.
Tapi,,,,4ku tak yakin kalau itu adalah 4ku.
Dan apakah mungkin itu aku?
Rasanya tidak...
4ku tak bisa menyentuh hatimu.
4ku tak bisa membuatmu mencintaiku.
4ku tak bisa memaksamu untuk menyayangiku.
4ku tak pernah ada dalam benakmu.
4ku tak bisa membuatmu tersenyum ceria karena bahagia.
4ku tak tahu......
Kenapa 4ku begitu mencintai dan menyayangimu?
Kenapa disetiap detik 4ku selalu merindukanmu?
Tapi,4ku yakin.....
Didalam hati dan fikiranmu ada seseorang yang kau cintai, kau sayangi dan kau rindukan.Yang selalu bisa membuatmu bahagia dan tersenyum dengan ceria.
Tapi,,,,4ku tak yakin kalau itu adalah 4ku.
Dan apakah mungkin itu aku?
Rasanya tidak...
Jangan.....!
Aku datang kepadamu dengan sejuta harap dan cita.
Aku ada dihadapmu dengan tangan terbuka.
Aku bicara kepadamu dengan ribuan kata cinta.
Aku tersenyum untukmu dengan penuh rasa bahagia.
Aku menatap matamu dengan penuh mesra.
Sayang....................
Jangan kau hancurkan harap dan citaku.
Jangan kau biarkan aku pulang dengan tangan hampa.
Jangan kau biarkan aku diam dalam keputsasaan.
Jangan kau biarkan bibirku membisu menahan sejuta rasa sakit.
Jangan kau biarkan mataku tertutup dan meneteskan air mata duka.
Aku ada dihadapmu dengan tangan terbuka.
Aku bicara kepadamu dengan ribuan kata cinta.
Aku tersenyum untukmu dengan penuh rasa bahagia.
Aku menatap matamu dengan penuh mesra.
Sayang....................
Jangan kau hancurkan harap dan citaku.
Jangan kau biarkan aku pulang dengan tangan hampa.
Jangan kau biarkan aku diam dalam keputsasaan.
Jangan kau biarkan bibirku membisu menahan sejuta rasa sakit.
Jangan kau biarkan mataku tertutup dan meneteskan air mata duka.
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)